Sebelum kita mulai.
Pengalaman ini dirancang untuk paket cicip Blind Series 000. Untuk hasil terbaik, silakan cicip kedua cangkir sebelum melanjutkan.
Kode tidak sesuai. Periksa kartu paket cicip Anda.
Menurut Anda, kopi 100 g ini berasal dari mana?
Cangkir 10 g adalah Burundi Nemba — itu sudah diketahui. Pertanyaan ini tentang cangkir utama 100 g.
Tebak nama originnya.
Jika Anda punya tebakan yang lebih spesifik — nama daerah, desa, atau origin — ketik di sini. Boleh dikosongkan jika belum yakin. Tidak ada penalti untuk menebak.
Seberapa yakin Anda?
Pilih tingkat yang paling mencerminkan keyakinan Anda terhadap tebakan yang baru saja dibuat.
Deskripsikan cangkir 100 g.
Geser setiap slider untuk mencerminkan kesan Anda. Tidak ada jawaban salah — ini adalah catatan sensoris Anda.
Sebelum diungkap — bagaimana rasanya menurut Anda?
Jawaban bebas, tidak ada yang salah. Tulis apa yang benar-benar Anda rasakan — perbandingan, kenangan, apa pun yang terlintas.
Pengungkapan.
Tebakan single origin Anda tepat.
Anda berhasil menebak nama originnya. Isi data di bawah agar kami catat sebagai penerima hadiah.
Data Anda langsung masuk ke pencatatan kami. Jika pengiriman gagal, draft email ke stillcoffeelab@gmail.com akan terbuka sebagai cadangan — atau gunakan “Salin Data” lalu DM kami di Instagram.
Pemikiran di balik pasangan ini.
Kedua kopi ini dipilih karena kemiripan permukaannya — keduanya condong ke manis dan buah, keduanya berada dalam register tonal yang mengejutkan saat diminum pertama kali. Ditempatkan berdampingan, keduanya menciptakan perbandingan yang bermakna: kopi dari tempat yang sangat berbeda, berbagi karakter, namun sampai ke sana melalui pohon, ketinggian, dan tradisi pengolahan yang berbeda. Pasangan ini juga merupakan latihan dalam asumsi. Gayo yang diproses honey sering mengekspresikan sesuatu yang tidak cocok dengan ekspektasi regional yang dibawa kebanyakan orang untuk kopi Indonesia.
Kedua kopi ini berada di kisaran bodi medium hingga penuh. Keduanya membawa kemanisan sebagai karakter utama — meski terasa berbeda di setiap cangkir. Keduanya memiliki kualitas pengekangan: tidak ada sudut tajam, tidak ada satu nada agresif yang mendominasi. Masing-masing, dengan caranya sendiri, adalah kopi yang meminta Anda untuk memperlambat diri. Kemiripan ini cukup nyata untuk membingungkan, dan cukup bermakna untuk mengajarkan sesuatu.
Proses honey mempertahankan mucilage pada biji selama pengeringan, memungkinkan gula buah alami berpindah ke dalam biji. Hasilnya adalah cangkir yang terasa seperti buah tropis, buah batu, atau bahkan beri — catatan yang biasanya dikaitkan dengan kopi washed Afrika Timur. Varietas Gayo 1 dan Gayo 3 memiliki struktur seluler yang ringan yang menyerap gula ini dengan bersih. Tambahkan ketinggian 1.600 MDPL, malam yang dingin, dan pematangan ceri yang lambat — dan Anda mendapatkan cangkir yang terus membingungkan ekspektasi.
Keasaman adalah garis pemisah yang paling jelas. Burundi Nemba, sepenuhnya dicuci dengan air, mempertahankan keasaman sitrus yang cerah — terstruktur, bersih, dan langsung. Keasaman Pantan Sile lebih lembut, membulat, duduk dengan tenang di belakang kemanisan. Teksturnya juga berbeda: Pantan membawa rasa mulut yang sirup khas kopi Gayo honey process. Burundi terasa lebih ringan, lebih halus. Jika Anda menempatkannya pada skala — Pantan condong hangat, Burundi condong cerah.
Terima kasih telah bergabung dalam Blind Series 000.
Cicipan Anda.Tebakan Anda.
Pembelajaran Anda.
Itulah Blind Series.
Segera Hadir
Dua yang tidak diketahui. Tanpa referensi. Tantangan dimulai.
Kembali ke Blind Series